LDK Muhammadiyah Kalsel Luncurkan Film Pendek “Meretas Jalan Dakwah Meratus”

LDKMUH.OR.ID, Banjarmasin — Dalam rangka menyambut  Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lazismu 2026, Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PWM Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Lazismu meluncurkan film pendek inspiratif berjudul “Meretas Jalan Dakwah Meratus”.

Film ini merupakan potret nyata perjuangan da’i yang ditempatkan pada daerah 3T dalam melakukan pembinaan untuk masyarakat, yang berada pada salah satu desa mualaf binaan Lazismu Kalsel, yakni Desa Patikalain, Pegunungan Meratus, melalui program Kampung Berkemajuan.

Perjuangan Membawa Ilmu Menembus Keindahan dan Hambatan Meratus

Proses pengambilan gambar film ini dilakukan secara estafet dengan menyusuri jalur dakwah seorang dai pedalaman. Tim produksi memulai perjalanan dari rumah dai mualaf di Kabupaten Tapin, melintasi Kabupaten Hulu Sungai Selatan, hingga akhirnya tiba di lokasi tujuan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

Jarak tempuh perjalanan yang memakan waktu hingga 3 jam dengan kondisi medan yang ekstrem menjadi tantangan utama selama proses syuting. Akses jalan yang yang sulit dilalui oleh kendaraan motor membuat perjalanan di wilayah pedalaman Pegunungan Meratus menguji fisik serta mental seluruh tim yang terlibat.

Proses syuting sendiri telah terlaksana pada Oktober 2025 lalu. Keseluruhan tahapan produksi, mulai dari shooting, proses editing, hingga finalisasi karya memakan waktu kurang lebih satu bulan.

Jalinan Dakwah Mubaligh dan Harapan Mualaf di Pedalaman

Dibalik layar pembuatan film pendek ini, terdapat sinergi tokoh dan tim kreatif lokal Kalsel. Film ini dibiayai secara personal oleh Prof. H. Sarbaini selaku Wakil Ketua PWM Kalsel yang bertindak sebagai Produser. Penulisan naskah sekaligus sutradara dipercayakan kepada M. Fuad Rahman (Ketua BP Lazismu Hulu Sungai Tengah / Anggota MPI PWM Kalsel).

Sosok utama dalam film ini diperankan langsung oleh Ust. Masjuandi, MD. yang membawakan peran dirinya sendiri sebagai dai Pegunungan Meratus sekaligus anggota LDK PWM Kalsel. Sementara dari segi teknis videografi dan editing, seluruhnya digarap profesional oleh rumah produksi lokal Kalsel, Nouqta Production.

Melalui karya visual ini, LDK dan Lazismu ingin menyampaikan pesan mendalam sekaligus menggugah kepedulian masyarakat, khususnya warga persyarikatan Muhammadiyah. Film ini membuka mata publik mengenai seluk-beluk dakwah di daerah terpencil, kehidupan masyarakat mualaf yang berjuang meneguhkan iman di tengah berbagai keterbatasan, serta kegigihan para mubaligh yang setia mendampingi mereka.

Tidak hanya tantangan dan yang berat, para mubaligh pedalaman juga harus menghadapi pergumulan kehidupan pribadi hingga masih minimnya perhatian masyarakat terhadap kesejahteraan mereka. Di sisi lain, warga mualaf di lereng Meratus sangat membutuhkan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan pemberdayaan. Kehadiran film “Meretas Jalan Dakwah Meratus” diharapkan mampu menjadi pemantik kepedulian bersama. Untuk terus mendukung gerakan dakwah dan kesejahteraan para dai serta warga binaan di pelosok negeri. (Novi/Anas)

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related Articles

Latest Posts