Merawat Iman dari Pelosok Kalimantan: Kiprah Dai LDK Muhammadiyah di Puruk Cahu Murung Raya

LDKMUH.OR.ID, Murung Raya – Komitmen Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dalam menebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin terus diwujudkan melalui program pengabdian dai ke daerah-daerah pelosok.

Salah satunya pelaksanaannya di wilayah Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.

Selama masa penugasan satu tahun, yang kini telah berjalan sekitar lima hingga enam bulan, Dai LDK PP Muhammadiyah aktif melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dan dakwah Islam.

Program tersebut meliputi pengajian rutin, kajian keislaman, pembinaan remaja masjid, serta pendekatan sosial kemasyarakatan yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Dalam pelaksanaannya, Muhammad Al-Hafidz S. Ag., dai LDK PP Muhammadiyah bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, remaja masjid, hingga jamaah masjid dan musala di Puruk Cahu.

Penyampaian Dakwah Persuasif

Penyampaian dakwah dengan pendekatan persuasif, bahasa yang sederhana dan menyejukkan, serta pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.

Hafidz menyampaikan bahwa pengabdian di Puruk Cahu menjadi pengalaman yang sangat berharga. Antusiasme dan keterbukaan masyarakat membuat proses dakwah terasa hidup dan penuh makna.

“Pengabdian ini bukan hanya tentang menyampaikan materi keagamaan, tetapi juga belajar, membersamai, dan menumbuhkan kebersamaan dalam iman. Saya merasakan kuatnya ukhuwah, kesederhanaan, serta semangat warga dalam belajar dan mengamalkan ajaran Islam,” ungkapnya.

Respons Positif dari Masyarakat

Kehadiran Dai LDK PP Muhammadiyah pun mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Salah seorang tokoh masyarakat sekaligus sesepuh Muhammadiyah Puruk Cahu, Bapak Ta’bud, mengungkapkan rasa syukurnya atas program dakwah tersebut.

“Kami sangat bersyukur dengan kehadiran Dai LDK PP. Dakwahnya mudah kami pahami dan menyejukkan, sehingga masyarakat merasa dekat dan termotivasi untuk lebih rajin beribadah,” tuturnya.

Apresiasi serupa juga datang dari kalangan remaja masjid. Ustadz Rouf Khafii menilai pembinaan ini mampu meningkatkan semangat generasi muda dalam memakmurkan masjid.

“Kajian dan pembinaan yang diberikan membuat kami lebih semangat ke masjid dan lebih paham tentang Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga, Bapak Rahman, menilai pendekatan dakwah yang sangat membumi dan tidak berjarak dengan masyarakat.

“Pendekatannya tidak kaku, dai mau mendengarkan kami. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut di Puruk Cahu,” harapnya.

Melalui program pengabdian dai ini, LDK PP Muhammadiyah menegaskan perannya dalam menghadirkan dakwah yang inklusif, humanis, dan kontekstual, sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah kehidupan masyarakat, khususnya di wilayah pelosok Tanah Air. (Adi/Humas)

 

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related Articles

Latest Posts