Membina Generasi Qur’ani di Kepulauan Nias: Pengabdian Abdillah Toha di Pulau Tello

Pulau Tello, Nias Selatan — Komitmen dakwah di wilayah kepulauan terus diteguhkan melalui pengabdian para dai yang ditugaskan secara resmi oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Salah satunya adalah Abdillah Toha, yang diamanahkan sebagai dai pengabdian LDK PP Muhammadiyah di Pulau Tello, Nias Selatan. Di wilayah tersebut, Abdillah Toha secara konsisten melaksanakan pembinaan keislaman bagi anak-anak dengan memusatkan kegiatan di Rumah Pak Chandra Zalukhu setiap hari ba’da Ashar.

Program dakwah yang dijalankan berfokus pada pendalaman Iqro dan Al-Qur’an dengan jumlah peserta sekitar 15 anak. Melalui pembelajaran rutin ini, anak-anak tidak hanya dibimbing dalam membaca huruf hijaiah dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an, tetapi juga diarahkan untuk membangun kedisiplinan serta manajemen waktu sejak dini. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan menyenangkan membuat anak-anak merasa nyaman untuk belajar. Hafidz, siswa kelas 1 MIS Muhammadiyah Pulau Tello, menyampaikan kesannya, “menyenangkan karena dapat bermain dengan teman dan juga belajar.” Senin, (23/02/2026)

Perlahan, dampak positif mulai terlihat, anak-anak yang sebelumnya memiliki ketergantungan tinggi terhadap permainan daring kini mulai berkurang intensitasnya karena waktu sore mereka terisi dengan kegiatan mengaji. Selain itu, pembiasaan hadir tepat waktu dan mengikuti kegiatan secara rutin turut melatih tanggung jawab serta pengelolaan waktu yang lebih baik.

Dalam pelaksanaannya, Abdillah Toha menghadapi tantangan berupa keterbatasan sarana dan prasarana pendukung, baik dari segi tempat maupun alat pembelajaran yang memadai untuk menunjang variasi kegiatan mengaji. Meski demikian, semangat untuk terus membersamai anak-anak dalam belajar Al-Qur’an tetap menjadi prioritas utama.

Sebagai dai pengabdian LDK PP Muhammadiyah di Pulau Tello, Nias Selatan, Abdillah Toha menyampaikan harapannya, “semoga Anak-anak sekalian dapat menjadi insan cendekia di masa depan. Menjadi ratusan fikr yang menerangi umat” ujar Abdillah Toha pada Senin, (23/02/2026). Harapan tersebut menjadi doa sekaligus visi dakwah yang terus diupayakan melalui pembinaan sederhana namun konsisten di tengah masyarakat kepulauan.

Pengabdian ini menjadi bukti bahwa dakwah tidak selalu dimulai dari ruang besar, tetapi dari langkah-langkah kecil yang istiqamah, membina generasi Qur’ani yang kelak diharapkan mampu menjadi cahaya bagi umat dan bangsa. (Latifa)

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related Articles

Latest Posts