Dai LDK PP Muhammadiyah Ari Hardianto Gagas Ramadhan Island Fest 1447 H, Cetak Generasi Qur’ani di Raja Ampat

LDKMUH.OR.ID, Raja Ampat — Dai Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ari Hardianto, menggagas dan menginisiasi penyelenggaraan Ramadhan Island Fest 1447 H di Distrik Salawati Tengah, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Kegiatan ini menjadi festival keagamaan perdana di wilayah tersebut yang bertujuan memperkuat pendidikan Al-Qur’an serta membangun semangat religius di kalangan generasi muda kepulauan.

Ramadhan Island Fest lahir dari keprihatinan terhadap tantangan pendidikan keagamaan di wilayah kepulauan Raja Ampat, khususnya di Distrik Salawati Tengah. Kondisi geografis yang terpencil, keterbatasan sarana prasarana, serta minimnya pembinaan keagamaan yang terstruktur menjadi latar belakang lahirnya inisiatif ini.

Sebagai dai yang bertugas melalui program dakwah komunitas LDK PP Muhammadiyah, Ari Hardianto melihat pentingnya menghadirkan ruang kreatif bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan kemampuan religius mereka.

“Kegiatan ini kami hadirkan sebagai wadah bagi santri TPA dan pelajar untuk mengekspresikan kemampuan mereka dalam bidang keagamaan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini,” ujar Ari Hardianto.

Ramadhan Island Fest 1447 H mengusung visi untuk membangun ekosistem pendidikan Al-Qur’an yang dinamis dan berkelanjutan di wilayah kepulauan. Festival ini diikuti oleh pelajar dari berbagai jenjang, mulai dari tingkat TK hingga SMP/MTs, melalui berbagai kompetisi yang edukatif dan membangun karakter.

Sejumlah perlombaan yang digelar antara lain Tahfidz Juz 30, lomba Adzan, dan Cerdas Cermat Islami. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Komplek Perguruan Muhammadiyah Salawati Tengah, termasuk Madrasah Aliyah Muhammadiyah (MAM) Kalobo.

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya diuji kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga didorong untuk memahami serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah antara santri, guru, orang tua, serta masyarakat di wilayah kepulauan Raja Ampat. Festival ini sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah sebagai pusat pembinaan umat di daerah terpencil.

Dampak positif dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh masyarakat. Para peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam membaca Al-Qur’an secara tartil serta menghafal doa-doa harian. Bagi lembaga pendidikan Islam, kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi terhadap metode pembelajaran Al-Qur’an yang selama ini diterapkan.

Sebagai puncak acara, Ramadhan Island Fest 1447 H ditutup dengan Tabligh Akbar di Masjid Al-Muhajirin yang menghadirkan Dr. Kamaluddin, S.S., M.M., Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Barat Daya, sebagai penceramah.

Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Dai LDK PP Muhammadiyah, unsur Muhammadiyah, Aisyiyah, serta masyarakat setempat dalam membangun tradisi religius di wilayah kepulauan.

Ari Hardianto berharap kegiatan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi generasi muda di Salawati Tengah untuk semakin mencintai Al-Qur’an.

“Kami berharap Ramadhan Island Fest ini menjadi awal dari gerakan pendidikan Al-Qur’an yang lebih kuat di Raja Ampat, sehingga lahir generasi Qur’ani yang beriman, berakhlak, dan berprestasi,” ujarnya.

Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang memperkuat ekosistem pendidikan Islam sekaligus menumbuhkan tradisi positif dalam menyambut bulan suci Ramadhan di wilayah kepulauan Raja Ampat.

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related Articles

Latest Posts