LDKMUH.OR.ID, SURABAYA — Perkembangan era digital saat ini menuntut setiap sekolah agar tidak hanya unggul dalam menghadirkan program pembelajaran. Selain itu, pengelola sekolah juga harus lihai mempromosikan berbagai keunggulannya kepada masyarakat luas. Oleh karena itu, LDK PP Muhammadiyah mendorong para pendidik sekolah Aisyiyah agar lebih aktif memproduksi konten promosi sekolah yang memikat.
LDK PP Muhammadiyah merancang langkah strategis ini melalui Workshop Konten Promosi Sekolah pada Kamis, 8 Oktober 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di TMB Lantai 4 SD Muhammadiyah 4 Pucang, Surabaya, sejak pukul 09.30 hingga 14.00 WIB. Selanjutnya, panitia membekali puluhan peserta yang terdiri dari jajaran kepala sekolah KB/TK serta guru Aisyiyah se-Wilker 5.
Bukan Sekadar Mengunggah Foto, Pesan Harus Memikat
Acara ini menghadirkan Ahmad Nur Muhaimin, S.Ud., Ketua Divisi Digital LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, beliau menegaskan bahwa pengelola sekolah tidak selalu membutuhkan kamera mahal atau peralatan canggih untuk memproduksi konten promosi sekolah yang efektif. Sebaliknya, kunci utamanya justru terletak pada kejelasan pesan, daya tarik narasi, dan keberanian menampilkan keunikan sekolah.
Oleh sebab itu, beliau mengimbau para guru agar tidak lagi sekadar mengunggah foto atau dokumentasi mentah di media sosial. Pendidik dapat mengemas setiap aktivitas harian—seperti proses belajar mengajar, pembiasaan karakter, prestasi siswa, hingga aksi sosial—menjadi narasi visual yang inspiratif. Dengan demikian, pesan yang disampaikan akan terasa lebih relevan bagi para orang tua murid.
Membangun Citra Lembaga Lewat Cerita Digital
Tidak hanya itu, kegiatan pelatihan ini mengusung semangat “Bersama Membangun Konten Berkualitas untuk Sekolah Kita”. Semangat tersebut memacu para pendidik untuk terus mengasah keterampilan komunikasi publik. Pengelolaan media sosial secara konsisten terbukti efektif memperluas jangkauan informasi, mempererat hubungan dengan wali murid, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Pada akhirnya, kegiatan promosi digital bukan lagi sebatas agenda rutin saat menerima siswa baru setiap tahun ajaran. Sebaliknya, pembuatan konten promosi sekolah yang kreatif dan berkelanjutan menjadi sarana utama untuk menampilkan kualitas layanan. Dengan cara ini, sekolah Aisyiyah dapat menyebarkan nilai-nilai unggulan yang mereka perjuangkan secara lebih luas.
(Editor:Zandik)
