Shalat Idul Fitri 1447 H, Dai LDK PP Muhammadiyah Tekankan untuk Menjaga Kualitas Pribadi Muslim yang Unggul

Sukamara, Kalimantan Tengah. PDM Sukamara mengadakan shalat ied di halaman Masjid Al-Fajr, Sukamara (20/3) dengan penuh khidmat. Pelaksanaan shalat ied ini menjadi satu-satunya titik yang menyelanggarakan shalat ied di hari Jum’at, 20 Maret 2026 di Sukamara.

Ditunjuk sebagai Khatib, Muhammad Fauzan Al Fatih HSB, S.H., Dai LDK PP Muhammadiyah yang ditugaskan di PDM Sukamara.

Fauzan menyampaikan, bahwa hari kemenangan yang didapatkan bukanlah kembalinya kita kepada pola makan yang normal atau perayaan-perayaan fisik semata. Akan tetapi, hari kemenangan adalah saat dimana kita berhasil dalam menyerap seluruh kurikulum terbaik dari madrasah Ramadhan sehingga dapat melahirkan profil manusia unggul yang siap memikul beban peradaban masa depan.

“Oleh karenanya, mari kita jadikan idul fitri adalah momentum kita kembali menyapa jati diri kita. Sudahkah kita memegang kendali sebagai manusia unggul dari madrasah Ramadhan ini?” tegasnya.

Ia menambahkan, bahwa Ramadhan sangat krusial bagi keunggulan manusia. Karena pada bulan Ramadhan, kurang lebih dari 2 milyar jiwa di dunia melatih regulasi diri. Dimana seseorang melatih diri untuk menunda kepuasan atau delayed gratification. Yang menurut The Marshmellow Test adalah salah satu indikator seseorang dapat meraih kesuksesan jangka panjang. Selama tiga puluh hari, seorang mu’min melatih fungsi eksekutif otak untuk menahan dorongan dasar seperti makan, minum, nafsu, dan emosi sekalipun.

Ia juga mengingatkan, bahwa pribadi-pribadi unggul tidak akan membiarkan saudara-saudaranya yang ada di Gaza, Lebanon, Iran, dan lainnya. Berada dalam penderitaan, pribadi unggul tidak akan tinggal diam mengutuk dan banjir air mata. Pribadi unggul akan maju di barisan paling depan menyuarakan kezhaliman yang terang-terangan terjadi di atas panggung dunia.

Lebih jauh lagi, kita perlu mempersiapkan manusia muslim yang unggul untuk mengakhiri krisis kepemimpinan dan menjemput peradaban islam. Peradaban tidak pernah terbangun diatas pasir yang rapuh, melainkan di atas individu-individu yang memiliki keteguhan iman sekaligus memiliki keunggulan intelektual.

Khutbah tersebut menjadi pengingat bagi jamaah, untuk menjadikan madrasah Ramadhan adalah misi jangka panjang untuk menjemput peradaban. Bahwa Ramadhan harus melahirkan manusia-manusia unggul yang ditempa dan dididik selama sebulan penuh guna mengakhiri krisis peradaban yang ada.

Terlaksananya Shalat Idul Fitri ini tidak hanya menjadi ajang ibadah semata, namun juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara jamaah dan warga persyarikatan yang tampak dari senyuman hangat antarjamaah saat bersalaman dan saling bermaaf-maafan.

Terlaksananya Shalat Idul Fitri ini, PDM Sukamara menaruh harapan agar para jamaah dapat menguatkan kembali langkah-langkah yang sudah diraih selama sebulan penuh, guna menghadapi hari-hari setelahnya sebagai medan ujian yang sesungguhnya pasca madrasah Ramadhan berakhir. (Muhammad Fauzan Al-Fatih Hasibuan)

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related Articles

Latest Posts