LDK PWM Sulsel Dampingi Mualaf Pinrang melalui Pembinaan Islam dan Aksi Sosial

LDKMUH.OR.ID, Pinrang – Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan (LDK PWM Sulsel) menyelenggarakan Baitul Arqam Mualaf di Kampung Mualaf Darussalam, Kabupaten Pinrang, pada Sabtu–Ahad (17–18 Oktober 2026). Program ini menjadi ruang pembinaan bagi para mualaf untuk memperdalam akidah. Meningkatkan pemahaman tata cara ibadah, serta memperbaiki kemampuan membaca Al-Qur’an. Rangkaian kegiatan turut diisi dengan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian bantuan sosial kepada warga.

Wakil Ketua LDK PWM Sulsel sekaligus Direktur Mualaf Learning Centre LDK PWM Sulsel, Tauhid, S.Ag., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengangkat tema “Merawat Iman, Meneguhkan Amal, Menguatkan Langkah Menuju Islam Kaffah”.

Menurutnya, tema itu merefleksikan pentingnya pendampingan keagamaan agar para mualaf tidak hanya memahami ajaran Islam secara mendasar, tetapi juga mampu menerapkannya dalam aktivitas sehari-hari.

Perdalam Akidah dan Tingkatkan Kualitas Ibadah

Baitul Arqam Mualaf menghadirkan empat pokok materi pembinaan, meliputi penguatan tauhid, praktik bersuci atau thaharah, tata cara ibadah, serta tahsin Surah Al-Fatihah.

Sejumlah pemateri yang terlibat dalam kegiatan ini ialah Dr. H. Muhammad Yasin, Lc., M.A.; Tauhid, S.Ag., M.Pd.; Ustaz Mukhdar, S.Pd.I., M.Pd.I.; dan Moh. Heri, S.Sos.I., M.Sos.I. Sementara itu, jalannya kegiatan dipandu oleh Ustaz Yosep, dai wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dari LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Proses pembelajaran tidak hanya berlangsung melalui pemaparan materi. Panitia juga menyediakan forum diskusi dan tanya jawab sehingga para peserta leluasa mengutarakan persoalan yang mereka hadapi, khususnya terkait pemahaman tauhid dan praktik ibadah sehari-hari.

Penguatan spiritual turut menjadi bagian dari agenda kegiatan melalui pelaksanaan salat lail berjemaah pada malam hari. Aktivitas ini diharapkan dapat menumbuhkan kebiasaan beribadah sekaligus mempererat hubungan antarpeserta.

Nur, tokoh masyarakat yang bertanggung jawab atas Kampung Mualaf Darussalam, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pembinaan tersebut. Ia memandang pendampingan dari para pembina agama sebagai kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama dalam menjaga keimanan dan memperluas pengetahuan keislaman para mualaf.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat diselenggarakan kembali secara berkesinambungan sehingga warga memperoleh kesempatan untuk terus belajar dan mendapatkan pendampingan dalam menjalani kehidupan beragama.

Berbagi Bantuan Sosial dan Menghadirkan Layanan Kesehatan

Komitmen LDK PWM Sulsel dalam mendampingi masyarakat tidak berhenti pada pembinaan keagamaan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia membagikan paket sembako kepada 50 mualaf serta menyerahkan bingkisan kepada 25 anak. Dari jumlah tersebut, tujuh anak diketahui telah menuntaskan tasmi’ Juz 30 Al-Qur’an.

Layanan kesehatan gratis juga diselenggarakan sebelum pembukaan Baitul Arqam Mualaf melalui kerja sama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sali-Sali. Kehadiran layanan ini melengkapi agenda pembinaan dengan memberikan perhatian terhadap kebutuhan kesehatan masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut terlaksana dengan dukungan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan (PWM Sulsel). Universitas Muhammadiyah Makassar, serta Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Pusat.

Melalui Baitul Arqam Mualaf, LDK PWM Sulsel berupaya menghadirkan dakwah yang tidak hanya berorientasi pada penguatan pemahaman agama. Tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial masyarakat. Harapan warga agar program pembinaan kembali digelar menunjukkan pentingnya pendampingan yang berkelanjutan. Sehingga para mualaf dapat terus memperdalam keyakinan dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan mereka.

Editor: Anas Nashuha

Get in Touch

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Related Articles

Latest Posts