LDKMUH.OR.ID, Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., menyatakan kesediaannya untuk hadir dan memberikan dukungan pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II serta Penganugerahan Insan Dakwah untuk Negeri yang diselenggarakan oleh Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di Semarang pada 29-31 Januari 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat menerima audiensi LDK PP Muhammadiyah pada Selasa (16/12/25) di Jakarta. Audiensi ini menjadi ruang dialog strategis antara LDK PP Muhammadiyah dan pemerintah dalam rangka memperkuat sinergi dakwah komunitas, khususnya di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).
Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan juga menyatakan kesediaannya untuk menjadi bapak asuh bagi para dai LDK Muhammadiyah yang bertugas di daerah 3T. Menurutnya, para dai memiliki peran yang sangat penting sebagai garda terdepan dalam membangun kesadaran masyarakat, memperkuat ketahanan moral, serta mendorong kemandirian sosial di tengah berbagai keterbatasan yang ada.
“Para dai yang bertugas di daerah 3T ini bekerja dalam kondisi yang tidak mudah. Mereka membutuhkan dukungan moral, penguatan jejaring, serta perhatian bersama agar dakwah yang dijalankan dapat berlangsung secara berkelanjutan,” ujarnya.
Zulkifli Hasan menilai dakwah komunitas yang dilakukan Muhammadiyah memiliki kontribusi nyata dalam pembangunan manusia Indonesia. Kehadiran dai di tengah masyarakat bukan hanya menyampaikan pesan keagamaan, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial yang ikut menguatkan nilai-nilai kebersamaan, kemandirian, dan kepedulian.
Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, S.Ag., M.Ag., menyambut baik komitmen Menko Pangan RI tersebut. Ia menilai dukungan ini sebagai energi baru bagi penguatan dan pengembangan dakwah komunitas Muhammadiyah, khususnya di wilayah-wilayah yang membutuhkan pendampingan intensif.
Menurutnya, kehadiran pemerintah dalam mendukung para dai komunitas akan semakin memperkuat gerakan dakwah yang berorientasi pada pembebasan, pemberdayaan, dan pencerahan umat. LDK PP Muhammadiyah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus menghadirkan dakwah yang responsif terhadap persoalan riil masyarakat dan berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia yang berkeadilan dan berkemajuan.
