LDKMUH.OR.ID, Merauke – Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar rangkaian kegiatan Syiar Ramadan 1447 H / 2026 M di Merauke, Papua Selatan, pada 10–11 Maret 2026. Kegiatan ini dipusatkan di Sekretariat Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Papua Selatan yang berada di lingkungan Kampus SMP Muhammadiyah Merauke.
Kehadiran Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, disambut hangat oleh jajaran Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Papua Selatan beserta para pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah di wilayah tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda konsolidasi dai komunitas se-Papua Selatan, sekaligus memperkuat gerakan dakwah Muhammadiyah di wilayah timur Indonesia.
Dalam forum konsolidasi tersebut, PWM Papua Selatan menyampaikan berbagai tantangan dakwah yang dihadapi di wilayahnya, terutama terkait keterbatasan jumlah dai yang mampu menjangkau masyarakat di berbagai daerah Papua Selatan yang memiliki wilayah sangat luas.
Ir. H. Muhammad Jufri Thamrin, Ketua PWM Papua Selatan menegaskan bahwa kebutuhan dai di wilayah tersebut saat ini sangat mendesak, mengingat masih banyak komunitas masyarakat yang membutuhkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua LDK PP Muhammadiyah Muchamad Arifin menyampaikan komitmen untuk mendorong penyelenggaraan pelatihan dai lokal sebagai langkah strategis dalam menyiapkan kader-kader dakwah yang berasal dari masyarakat setempat.
Menurutnya, kader lokal memiliki peran penting dalam keberlanjutan dakwah karena mereka lebih memahami kondisi sosial, budaya, serta karakter masyarakat di wilayahnya.
“Pelatihan dai lokal ini merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah untuk menjawab kebutuhan dai yang mendesak di berbagai wilayah, khususnya di Papua Selatan. Dakwah akan lebih kuat jika tumbuh dari kader-kader lokal yang memahami masyarakatnya,” ujarnya.
Usulan penyelenggaraan pelatihan dai lokal tersebut mendapat apresiasi dari PWM Papua Selatan dan dinilai sebagai salah satu solusi strategis untuk menjawab kebutuhan dai di wilayah tersebut.
Selain konsolidasi dai komunitas, rangkaian kegiatan Syiar Ramadan ini juga diisi dengan Tabligh Akbar dan buka puasa bersama masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Muchamad Arifin menyampaikan tausiyah Ramadan yang mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai momentum untuk mempererat ukhuwah, meningkatkan kepedulian sosial, serta meneguhkan semangat dakwah yang mencerahkan dan menggembirakan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan kajian pimpinan yang diikuti oleh unsur pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, organisasi otonom (Ortom), serta pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah di Papua Selatan.
Kajian tersebut menjadi forum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mengembangkan dakwah Muhammadiyah yang berkemajuan di tanah Papua.
Melalui kegiatan ini, LDK PP Muhammadiyah berharap konsolidasi dakwah di Papua Selatan semakin kuat serta mampu melahirkan kader-kader dai komunitas dari masyarakat lokal yang siap menggerakkan dakwah secara berkelanjutan di tengah masyarakat.
