LDKMUH.OR.ID, Semarang — Pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang digelar di Universitas Muhammadiyah Semarang pada Rabu (29/1) diwarnai dengan dua agenda strategis. Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, menyampaikan bahwa agenda tersebut meliputi penganugerahan Insan Dakwah untuk Negeri 2026 serta peluncuran sistem SidakMU.
Penganugerahan Insan Dakwah untuk Negeri 2026 diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi para dai Muhammadiyah, baik individu maupun lembaga yang telah mengabdikan diri di berbagai medan dakwah, termasuk wilayah terpencil serta komunitas marjinal.
Berikut daftar penerima Anugerah Insan Dakwah untuk Negeri 2026 berdasarkan kategori:
Dai Inspiratif Nasional
Dr. Oki Setiana Dewi, S.Hum., M.Pd.
Dr. (HC) Rhoma Irama
Dennis Lim Setiawan, S.Sos.
Lifetime Achievement – Dakwah Pencerah
Prof. Dr. Din Syamsuddin, MA.
Tokoh Penggerak Dakwah
Dr. Tafsir, M.Ag.
Dai Muda Pelopor Dakwah
Muhammad Iqbal Rahman
Dai Komunitas Inspiratif
Ananto Isworo, S.Ag.
Abdul Qodir Lenama
dr. Zuhrotul Mar’ah
Ja’far Malik, S.H.
Dr. K.R.A.T. AM. Jumai, M.M.
Muhammad Jazir ASP
LDK Terbaik
PWM Sulawesi Selatan
PWM Kalimantan Barat
PWM Jawa Timur
PWM Jawa Tengah
PWM Daerah Istimewa Yogyakarta
Pendampingan Mualaf Inspiratif
LDK PDM Kepulauan Mentawai
LDK PDM Kulon Progo
Program Dakwah Komunitas Inspiratif
BikersMu
FordigiMu
BersamaMu
Kajian Musawarah
Kolaborator Dakwah Antar Komunitas
Majelis Pembinaan Kesehatan Umum
Majelis Diktelitbang
Lazismu
BAZNAS
Baitul Maal Muamalat
Drs. Azhar Combo
Selain penganugerahan, Rakornas II LDK PP Muhammadiyah juga menandai peluncuran SidakMU, sebuah sistem dakwah berbasis web yang dirancang untuk mengintegrasikan pendataan, pelaporan, serta monitoring dan evaluasi dakwah Muhammadiyah secara nasional.
“SidakMU menjadi ikhtiar untuk menghubungkan kerja dakwah dari tingkat komunitas hingga pusat dalam satu basis data nasional,” ungkap Arifin.
Peluncuran SidakMU diharapkan dapat memperkuat tata kelola dakwah Muhammadiyah agar lebih terukur, terintegrasi, dan berdampak luas bagi umat.
